Hakteknas 2020 Jadi Momentum Meningkatkan Inovasi Indonesia

Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam peringatan Hakteknas ke-25 tahun 2020. Foto: Zoom

Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 tahun ini bisa jadi momentum untuk meningkatkan inovasi dalam negeri. Ma’ruf berharap setiap kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan (litbangjirap) selalu menjadi arus utama dalam meningkatkan kemandirian inovasi bangsa.

“Litbangjirap hendaknya menjadi arus utama dalam meningkatkan kemandirian bangsa. Misalnya kita tingkatkan inovasi dalam negeri, membeli, dan bangga produk Indonesia, khususnya yang berasal dari inovasi,” pesan Ma’ruf Amin dalam peringatan Hakteknas ke-25, Senin, 10 Agustus 2020.

Ma’ruf Amin juga menyampaikan aktivitas-aktivitas litbangjirap diharapkan senantiasa memprioritaskan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Aspek ini harus menjadi komponen utama.

“Litbangjirap menjadi komponen utama perhitungan TKDN, inovasi dan kreativitas masuk dalam perhitungan TKDN,” sambungnya.

Ma’ruf menambahkan, inovasi harus menjadi arus utama untuk solusi dan transformasi ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045. Masa pandemi virus korona (covid-19), kata Ma’ruf, bisa menjadi pembelajaran bagaimana mewujudkan ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya di bidang kesehatan

“Mari kita jadikan inovasi sebagai arus utama atau gerakan untuk solusi dan transformasi ekonomi kita menuju visi 2045. Belajar dari pandemi covid-19 saat ini,” ujarnya.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro menyampaikan Hakteknas ke-25 tahun ini fokus menampilkan teknologi keunggulan riset dan inovasi, untuk kemandirian bangsa. Ia berharap Indonesia yang mandiri, maju dan sejahtera dapat diwujudkan bersama.

“Mari sukseskan tranformasi Indonesia dari negara berbasis sumber daya alam menjadi negara berbasis inovasi,” ujar Bambang.

Peringatan Hakteknas ke-25 ini sekaligus menjadi peluncuran program 100 Desa Berinovasi. Ini merupakan program kolaborasi antara Kemenristek/BRIN dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerat Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Selain itu, ada juga peluncuran katalog/website e-katalog produk inovasi di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), serta Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence).

Peringatan Hakteknas ke-25 akan diisi dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rentang Agustus sampai November 2020. Mulai dari peluncuran produk penelitian dan inovasi strategis, seminar, hingga bakti inovasi. Hakteknas ke-25 mengusung tema ‘Inovasi sebagai Solusi’ dengan sub tema keunggulan riset dan inovasi untuk meningkatkan kemandirian bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: