Anggaran Dana Desa RAPBN 2021 Naik Tipis Jadi Rp72 T

Jakarta, Gardadesa.com – Pemerintah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp72 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara  (RAPBN) 2021 atau meningkat 1,1 persen dari Rp71,2 triliun yang dianggarkan tahun ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dana tersebut akan difokuskan untuk pemulihan ekonomi di desa serta mendukung pengembangan sektor prioritas.

“Dalam hal ini alokasi anggaran desa untuk mendukung UMKM kesinambungan program padat karya tunai dan transformasi ekonomi desa menuju digital,” ujarnya dalam video conference, Jumat (14/8).

Secara umum, arah kebijakan dana desa 2021 akan fokus memperbaiki alokasi desa sesuai karakteristik masing-masing desa serta mendorong kinerja dalam meningkatkan transformasi.

Sementara itu, sektor prioritas yang didukung antara lain pengembangan pariwisata melalui pembangunan desa, pengembangan teknologi informasi serta pengembangan usaha budidaya pertanian perikanan dan kehutanan untuk mendukung ketahanan pangan.

Sebelumnya, dalam pidato keterangan tentang RAPBN 2021, Presiden Joko Widodo menyebut tingkat kesenjangan di wilayah pedesaan menurun. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hasil dari pemanfaatan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Rasio gini di pedesaan, ucap dia, turun dari 0,316 pada 2016 menjadi 0,315 pada 2019. Selain itu, persentase penduduk miskin di pedesaan juga turun dari 13,96 persen pada 2016 menjadi 12,6 persen pada 2019.

Selain itu, lanjut Jokowi, pemanfaatan TKDD juga dirasakan oleh masyarakat Indonesia melalui peningkatan kinerja pelayanan dasar publik. Layanan yang dimaksud mulai dari akses rumah tangga terhadap air minum dan sanitasi layak hingga persalinan yang dibantu oleh tenaga kesehatan..(CNN)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: