SDGs DESA DAN PERADABAN BARU DESA

SDGs DESA DAN PERADABAN BARU DESA

Mungkin gambar Angge Kandidatus15 Januri 2021 adalah Moment Ulang Tahun ke 7 UU Desa. Sebuah rentang usia yang masih sangat belia dalam catatan Sistem Bernegara Bangsa Indonesia. Perwujudan hari lahir ini ditandai dengan syukuran versi Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang di aransemen tunggal oleh Gus Menteri Desa bapak Dr (HC)  Drs. Abdul Halim Iskandar, MPd.

Dengan Thema besar Selamatan Desa,  7 Tahun UU Desa, yang ditandai dengan refleksi perjalanan atas tekad kuat bapak Presiden Joko Widodo dalam membangun daerah tertinggal, terluar dan terdepan melalui Perpres no 12 tahun 2015 tentang Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dan Litania refleksi menjadi lengkap tatkala Gus Menteri Menempatkan pendahulu dari Menteri Desa Marfan Jafar dan  Eko P Sandjojo yang adalah Peletak Dasar baik dalam tatakelola kementerian maupun scenario teknis Pengelolaan Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa bersama sang petarung terdepan Tenaga Pendamping Profesional.

Gegap gempita selamatan desa yang disiarkan langsung pada 15 Januari 2021, dan disaksikan oleh  total viewer sebanyak 45.178 orang.  Sebuah angka yang fantastis dan menjadi Trending Topic. Kami Hadir dan merasakan Getar dan Denyut Nadi Desa dalam ruang Desa Membangun Indonesia.

 

Pembangunan Desa 2021 dan SDGs Desa

Scenario tahunan desa dalam membangun desa berpatok pada Kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal Usul dan Hak Lokal Berskala Desa. Ini Mandat dan tentunya secaraTeknis, Kementerian  Desa PDTT sangat bertanggungjawab dalam mengarsiteki panduan agar seluruh desa tidak keluar dari jalur tatakelola Pembangunan dengan target serta strategi  Pembangunan Nasional,  daerah Provinsi dan Kabupaten yang tersaji dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (Propinsi) dan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (Kabupaten).

Dan untuk itu setiap tahun Kementerian Desa Pembangunan Daerat Tertinggal dan Transmigrasi menerbitkan Dokumen Panduan teknis tentang Peraturan Menteri desa Tentang Prioritas Penggunaan  Dana Desa. Dalam Permendesa no 13 tahun 2020 ini tertuang dengan sangat jelas bahwa Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2021 dalam mendukung pencapaian SDGs desa meliputi a)Pemulihan Ekonomi Nasional Sesuai Kewenangan Desa, b)Program Prioritas Nasional Sesuai Kewenangan Desa, c)Adaptasi Kebiasaan Baru. Selanjutnya Panduan Prioritas Penggunaan dana Desa tahun 2021 masih mengusung thema utama yaitu :1) Sesuai Dengan Kewenangan Desa, 2) Dikerjakan secara Swakelola,  3) Dikerjakan Dengan Metode Padat Karya Tunai Desa

 Babak  baru tahun 2021, melalui Permendesa PDTT no 13 tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 secara Terarah dan Terukur,  Bapak Menteri Desa PDTT dan Sistem Kerja Kemendesa menempatkan Desa dalam ruang yang lebih Terukur dalam pengelolaan  dana desa. Warna khas Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dengan usungan utama adalah Penciptaan ruang desa yang Menjawab Total Dinamika masyarakat desa dalam seluruh  aspek berdesa.

Dengan Slogan yang sangat bertenaga besar yaitu Sustainable Development Goals (SDGs) Desa

Sustainable Development Goals (SDGs) Desa sangat mewarnai tujuan dan rencana pembangunan nasional, serta perlu didukung dan dilakukan oleh semua pemangku kepentingan.

SDGs  menekankan pada prinsip ‘no one left behind’ yang inklusif dengan pelibatan organisasi kemasyarakatan, media, filantropi dan pelaku usaha, serta akademisi dan pakar. SDGs Desa  yang di gagas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dapat menjadi salah satu bentuk terobosan pembangunan berkelanjutan tingkat Desa.

Jelas dan akan nyata geliat desa jika panduan Pengelolaan Dana Desa mengarah pada pencapaian 18 tujuan SDGs Desa,dengan 222 indikator Pemenuhan Kebutuhan Warga maupun Pembangunan Umum Wilayah Desa. Dan penciptaan ruang desa yang lebih terbuka dengan mengedepankan pemanfaatan Teknologi Sistem Imformasi  dan Komunikasi baik dalam pengumpulan data primer dan sekunder desa, terutama di tingkat RT dan komunitas yang mungkin  saja selama ini terabaikan.

SDGs Desa hadir untuk menjawabi hal mendasar warga masyarakat desa yaitu : Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi, Desa Berenergi Berish dan terbarukan, Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai Kebutuhan, Desa Tanpa Kesenjangan, Kawasan Pemukiman Desa Aman dan Nyaman, Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan, Desa Tanggap Perubahan Iklim, Desa Peduli Lingkungan Laut, Desa Peduli Lingkungan Darat, Desa Damai  Berkeadilan, Kemitraan untuk Pembangunan Desa, Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif

Dan akan semakin menggeliat manakala desa mengedepankan pola dan penataan kelembagaan lokal di desa yang partisipatif, memperkuat akses permodalan diluar dana desa melalui lembaga keuangan pemerintah (Bank),  penataan kelembagaan ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa),Penciptaan Market Place dengan basis Digitalisasi Desa yang tentunya menggandeng  Star Up Nasional dalam rangka promosi produk dan keunggulan specifik wilayahnya.

Ulasan ini adalah bagian dari Sosialisasi bagi Warga masyarakat dan pemerintahan desa, agar dalam pengelolaan dana desa tahun 2021 selalu berada pada jalur yang tepat demi pencapaian Tujuan Berdesa.

Pada sisi lain  sebagai  rasa syukur dan terimakasih kepada bapak Menteri Desa PDTT atas Berkenannya menjadikan Tenaga Pendamping Profesional baik level pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa dengan jumlah mencapai 35.657 orang untuk bersama dalam mengawal dan memastikan Desa Berpacu Dalam Nafas  Pembangunan dan Pemberdayaan untuk Pencapaian Cita Luhur Desa Tanpa Kemiskinan dan Tanpa kelaparan menuju Sejahtera. Saatnya akan tiba “Kerlap Kerlip  lilin di Desa  Akan Benderang  Mewarnai Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Rote Ndao” (*)

 

KANDIDATUS ANGGE

Koordinator Provinsi NTT Konsultan Pendamping Wilayah 5 P3MD

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: