gardadesa.com,Tuban – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Tuban melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Kapolresta Tuban, Kombes Pol. Jazuli Dani Iriawan, Senin (19/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi yang dihimpun anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari desa masing-masing.
Silaturahmi tersebut tidak sekadar menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan. Lebih dari itu, ABPEDNAS Tuban mendorong terbangunnya komunikasi yang intensif dengan kepolisian agar berbagai persoalan di tingkat desa dapat dikoordinasikan secara tepat, khususnya yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, ABPEDNAS Tuban juga turut mengambil bagian dalam pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas pelaksanaan program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Dalam konteks pengawasan MBG, ABPEDNAS Tuban juga menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tuban melalui pemanfaatan aplikasi Jaga Dapur sebagai sarana mendukung pengawasan dan penyampaian informasi terkait pelaksanaan program tersebut.
Ketua ABPEDNAS Kabupaten Tuban, Budiono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolresta Tuban beserta jajaran yang telah menerima kehadiran pengurus ABPEDNAS dengan hangat.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antarlembaga sangat penting untuk membangun kesamaan langkah dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Tuban.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolresta Tuban yang telah menerima kami dengan baik. Momentum seperti ini sangat kami harapkan agar ABPEDNAS dapat terus bersinergi dengan Polresta Tuban. Tujuan kami sama, yakni menjaga Kabupaten Tuban agar tetap aman, kondusif, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Budiono.
Ia juga menyoroti agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan datang. Menurutnya, tahapan tersebut perlu dipersiapkan dan diantisipasi sejak dini agar pelaksanaannya berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Budiono menegaskan, peran BPD dalam penyelenggaraan Pilkades sangat penting. Tanggung jawab BPD tidak hanya berkaitan dengan pembentukan panitia, tetapi juga memastikan proses demokrasi di tingkat desa berjalan sesuai ketentuan, dengan tetap menjaga suasana yang sejuk di tengah masyarakat.
“Pilkades merupakan momentum penting bagi masyarakat desa. Karena itu, perlu ada koordinasi dan kesiapan bersama agar seluruh tahapan berjalan lancar, aman, dan bermartabat. Jangan sampai perbedaan pilihan justru memecah hubungan persaudaraan antarwarga,” tegasnya.
Senada dengan itu, Sekretaris ABPEDNAS Kabupaten Tuban, Mashar atau yang akrab disapa Mas Har, sekaligus aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), menilai koordinasi dengan kepolisian menjadi kebutuhan penting dalam merespons berbagai persoalan yang berkembang di desa.
Menurut Mashar, anggota BPD merupakan salah satu pihak yang berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga kerap menerima aspirasi, keluhan, maupun laporan mengenai berbagai persoalan di lingkungan desa.
Oleh karena itu, komunikasi dengan kepolisian dinilai penting, terutama ketika aspirasi yang diterima berkaitan dengan persoalan kamtibmas dan membutuhkan penanganan atau koordinasi lebih lanjut.
“Koordinasi seperti ini sangat penting agar aspirasi yang masuk melalui anggota BPD, khususnya yang berkaitan dengan kamtibmas, dapat disampaikan dan ditindaklanjuti melalui jalur komunikasi yang tepat. Kami ingin membangun sinergi yang baik, sehingga setiap persoalan di desa bisa dicarikan solusi bersama,” ungkap Mashar.
Ia menambahkan, keterlibatan ABPEDNAS dalam pengawasan program MBG juga merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk mengawal pelaksanaan program pemerintah. Pengawasan tersebut diharapkan dapat membantu mendorong pelaksanaan program yang lebih baik, transparan, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Kapolresta Tuban, Kombes Pol. Jazuli Dani Iriawan, menyampaikan terima kasih kepada jajaran ABPEDNAS Tuban yang telah meluangkan waktu untuk melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Polresta Tuban.
Ia mengapresiasi komunikasi yang selama ini telah terjalin dan berharap hubungan baik tersebut dapat terus diperkuat melalui kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada ABPEDNAS Tuban yang telah datang untuk bersilaturahmi dan berkoordinasi. Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Tuban agar tetap aman dan kondusif,” ujar Jazuli.
Kapolresta juga meminta ABPEDNAS untuk berperan aktif dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai persoalan maupun perkembangan situasi di desa. Menurutnya, komunikasi yang baik antara organisasi masyarakat, BPD, pemerintah desa, dan kepolisian dapat menjadi salah satu langkah penting dalam mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Terlebih, menjelang pelaksanaan Pilkades serentak, sinergi antarpihak dinilai semakin dibutuhkan agar setiap tahapan dapat berlangsung dengan aman dan tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Jazuli mempersilakan jajaran ABPEDNAS untuk segera berkoordinasi dengan anggota kepolisian apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Apabila ada informasi atau persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas di desa, silakan segera koordinasikan dengan anggota kami atau langsung kepada saya. Komunikasi dan kerja sama seperti ini perlu terus dijaga,” pungkasnya.
Melalui silaturahmi tersebut, ABPEDNAS Tuban dan Polresta Tuban diharapkan dapat memperkuat komunikasi kelembagaan, meningkatkan respons terhadap aspirasi masyarakat desa, serta membangun kesiapsiagaan menghadapi Pilkades serentak.
Sinergi ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah, memperkuat pengawasan pemerintahan desa, dan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.












