gardadesa.com, Mojokerto – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPD ABPEDNAS) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 sebagai langkah konsolidasi organisasi dan penguatan peran BPD di tingkat desa.minggu,1/02/2026
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 31 Januari sampai 1 Februari 2026 itu digelar di Gedung Putih Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto. Pesantren tersebut dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam yang didirikan oleh Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA.
Rakerda dipimpin langsung oleh Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Timur, Badrul Amali, SH, MH. Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia Deny Purwatiningtyas, perwakilan Gubernur Jawa Timur yang diwakili Budi Sarwoto selaku Kepala DPMP Jawa Timur, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum, Bupati Mojokerto beserta jajaran, serta perwakilan 15 DPC ABPEDNAS dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Ketua DPD ABPEDNAS jawa Timur menegaskan pentingnya soliditas dan sinergi antar pengurus guna memperkuat fungsi BPD sebagai lembaga perwakilan masyarakat desa. Ia menekankan bahwa BPD harus semakin profesional, berintegritas, dan berani menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah desa.
“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen ABPEDNAS dalam mengawal aspirasi masyarakat desa serta mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Sejumlah agenda penting dibahas dalam Raker Tahun 2026, di antaranya penguatan kapasitas anggota BPD, advokasi regulasi desa, peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah, serta penyikapan berbagai persoalan desa yang kerap menjadi keluhan masyarakat.
DPD ABPEDNAS Jawa Timur berharap hasil Raker ini dapat melahirkan program kerja yang konkret dan berdampak langsung bagi peningkatan peran BPD di desa-desa se-Jawa Timur. Selain itu, organisasi berkomitmen untuk terus menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam pembangunan desa.
Raker Tahun 2026 ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi untuk mempertegas posisi ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan BPD dalam menjaga demokrasi desa dan memperjuangkan kepentingan masyarakat di tingkat akar rumput.
Rangkaian kegiatan Rakerda dan pelantikan ditutup dengan tausiyah kebangsaan oleh Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya peran moral, nilai kebangsaan, serta keikhlasan dalam mengabdi demi terwujudnya desa yang adil, harmonis, dan sejahtera.












