Berita

Gudang Pengolahan Clay di Plumpang Serap Tenaga Kerja Lokal, Warga Rasakan Manfaat Ekonomi

29
×

Gudang Pengolahan Clay di Plumpang Serap Tenaga Kerja Lokal, Warga Rasakan Manfaat Ekonomi

Sebarkan artikel ini

gardadesa.com, Tuban – Keberadaan gudang sekaligus lokasi pengolahan tanah clay di wilayah Desa Pakah, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Selain menjadi pusat aktivitas industri, lokasi tersebut juga membuka peluang kerja bagi warga lokal.

Usaha pengolahan clay yang dikelola oleh H. Maksum itu diketahui telah melibatkan masyarakat sekitar dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Warga setempat diberdayakan sebagai karyawan atau buruh, sehingga turut merasakan manfaat ekonomi secara langsung dari aktivitas industri tersebut.

Baca Juga :  Transparan dan Akuntabel, Pemdes Sokosari Sampaikan Laporan Realisasi APBDes 2025

Meski operasional di wilayah Pakah tergolong baru, usaha tersebut sebenarnya telah lebih dulu berjalan di beberapa daerah lain di Indonesia. Pengalaman panjang itu menjadi modal dalam mengembangkan usaha di Kabupaten Tuban.

“Di sini memang baru, mas. Tapi sebelumnya sudah berjalan di tempat lain. Alhamdulillah saya sudah bertahun-tahun ikut Pak Haji, dan di sini tempat kami mencari nafkah,” ujar salah satu pekerja, Jumat (17/4/2026).

Menurutnya, keberadaan usaha tersebut sangat membantu warga, khususnya dalam menyediakan lapangan pekerjaan yang cukup stabil. Hal ini dinilai penting di tengah kondisi ekonomi yang menuntut masyarakat untuk memiliki penghasilan tetap.

Baca Juga :  Guna Optimalkan Produksi Padi, Babinsa Dan Petani Resapombo Sinergi Bersihkan Lahan Pertanian

Ia juga berharap agar usaha pengolahan clay tersebut dapat terus berkembang dan memperluas jangkauan operasionalnya ke wilayah lain. Dengan begitu, kesempatan kerja bagi masyarakat kecil akan semakin terbuka.

“Semoga semakin besar dan bisa buka di daerah lain, supaya kami warga kecil ini tetap bisa bekerja untuk menghidupi keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, usaha pengolahan clay milik H. Maksum telah tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia dengan total tenaga kerja mencapai sekitar 250 orang.

Baca Juga :  Warga Gelondonggede Tambakboyo Keluhkan Pengurusan Balik Nama SPPT Tak Kunjung Selesai, Curhat di Media Sosial

Ke depan, keberadaan industri ini diharapkan tidak hanya menjadi penopang ekonomi warga sekitar, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan sektor industri berbasis sumber daya lokal di Kabupaten Tuban. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting agar usaha ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *