gardadesa. com, Tuban — Aktivitas pengolahan tanah clay di wilayah Kabupaten Tuban kian menunjukkan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Usaha yang dimiliki oleh Haji Maksum tersebut tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga lokal.
Sejak mulai beroperasi, pengolahan tanah clay ini mampu menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Mulai dari proses penggalian, pengeringan, hingga distribusi, sebagian besar melibatkan masyarakat setempat. Hal ini tentu menjadi angin segar, terutama bagi warga yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap.
Haji Maksum selaku pemilik usaha menuturkan bahwa dirinya berkomitmen memberdayakan warga sekitar agar usaha yang dijalankan bisa tumbuh bersama masyarakat. Menurutnya, keberadaan usaha tidak hanya soal keuntungan, tetapi juga tentang kontribusi sosial dan ekonomi.
“Alhamdulillah, yang bekerja di sini mayoritas warga sekitar. Harapannya bisa membantu meningkatkan penghasilan keluarga mereka,” ujarnya.
Selain membuka lapangan pekerjaan, aktivitas ini juga berdampak pada perputaran ekonomi lokal. Warung makan, jasa angkut, hingga penyedia kebutuhan operasional turut merasakan efeknya. Dengan demikian, usaha pengolahan tanah clay tersebut dinilai memberi multiplier effect bagi lingkungan sekitar.
Meski demikian, masyarakat berharap aktivitas usaha tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan kerja agar manfaat ekonomi yang dirasakan dapat berjalan beriringan dengan keberlanjutan lingkungan.
Keberadaan usaha milik Haji Maksum ini menjadi contoh bagaimana sektor usaha lokal, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.












